info,pendidikan,sertifikasi,dapodik,guru,cpns,honorer,Tunjangan Profesi: 2013

Monday, December 30, 2013

info,pendidikan,sertifikasi,dapodik,guru,cpns,honorer,Tunjangan Profesi: 2013

Cara update data calon peserta sertifikasi guru 2014 melalui PADAMU NEGERI

Pembaruan Data Calon Peserta Sertifikasi 2014
Pembaruhan data AP2SG dengan database NUPTK akan dilakukan per tgl 1 januari 2014. Cek ulang kebenaran informasi database NUPTK dan segera perbaiki bila perlu melalui situs PADAMU NEGERI terutama informasi berikut,
+ Tanggal Lahir
+ TMT Pendidik
+ Golongan
+ Jenjang Pendidikan Terakhir


Adapun cara mengupdate data calon peserta sertifikasi guru 2014 di PADAMU NEGERI sebagai berikut :

1. Buka/klik alamat web berikut : http://padamu.siap.web.id
   

2. Langkah berikutnya klik login PTK Yang diberi Tanda merah ( gambar diatas )

   

3. Setelah Log in PTK Terbuka masukkan no. nuptk/ PEG ID dan password anda pada
    kotak login PADAMU kemudian klik login.

   

4. Akun PTK anda telah terbuka, langkah selanjutnya klik Biodata & Identitas dan Riwayat
    & Prestasi pada Data PADAMU Siap yang diberi tanda merah pada gambar
    diatas,disesuaikan dengan perbaikan data yang dinginkan.



5. Setelah kilk Biodata & Identitas dan Riwayat & Prestasi, Maka data PTK sudah dapat di
    edit dengan mengklik tanda seperti pensil ( lihat gambar diatas yang diberi tanda
    lingkaran merah ) dan  jangan lupa klik simpan perubahan. Setelah data diedit dan
    diperbaiki maka langkah terakhir klik jadikan PERMANEN ( tanda panah
    merah pada gambar diatas ) .

Verifikasi Calon Peserta 2014 Berikut tahap pelaksanaan verifikasi calon peserta sertifikasi guru tahun 2014 :

1. Tahap verifikasi Data :
+ Tahap 1. Verifikasi data peserta UKG 2013 dan belum terdaftar sebagai peserta sertifikasi guru 2013
+ Tahap 2. Verifikasi dan penambahan data calon peserta

2. Persiapan dan pelaksanaan UKG bagi calon baru

3. Evaluasi calon tidak lulus PLPG 2013

4. Tahap penetapan Peserta

Lain-lain 
Selama proses sertifikasi pendidik, pada tahap sebelum maupun sesudahnya, tidak dipungut biaya apapun

Sumber: http://sergur.kemdiknas.go.id/sg13/


Sunday, December 29, 2013

info,pendidikan,sertifikasi,dapodik,guru,cpns,honorer,Tunjangan Profesi: 2013

Kemdikbud Siap Ubah Komposisi Nilai Kelulusan UN

Akhirnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menuntaskan evaluasi pelaksanaan ujian nasional (UN) 2013. Hasilnya banyak sekali terobosan yang siap dijalankan pada UN periode 2014 nanti. Diantara yang signifikan adalah, mengubah komposisi nilai ujian nasional (UN) murni dan ujian akhir sekolah (UAS) sebagai acuan kelulusan peserta didik.

Mendikbud Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA menuturkan rencana pengubahan ini masih belum final. "Tentu akan terus dimatangkan dan juga akan menampung masukan-masukan dari masyarakat. Khususnya pemangku urusan pendidikan," katanya.

Masukan dari masyarakat itu nantinya akan ditampung dalam forum pertemuan akbar bertajuk konvensi pendidikan. Dalam acara ini dibahas banyak hal soal pendidikan. Selain urusan unas, juga membahas tentang biaya sekolah, kurikulum, dan sebagainya.

Dalam ketentuan unas yang berlaku saat ini adalah, nilai UN murni memiliki bobot 60 persen. Sedangkan bobot sisanya sebanyak 40 persen diambil dari UAS. Nuh menuturkan komposisi itu bukan nilai mati yang tidak bisa diotak-atik.

"Bisa saja nanti diputuskan 50:50 (seimbang antara nilai unas murni dan UAS, red). Atau bahkan nilai UAS lebih besar dibandingkan dengan nilai unas murni," kata mantan rektor ITS Surabaya itu.

Menurut Nuh urusan komposisi nilai yang berujung pada keputusan siswa lulus dan tidak lulus sudah tidak terlalu signifikan. Sebab dari tahun ke tahun, jumlah siswa yang lulus unas hampir 100 persen.

Meskipun komposisi nilai unas murni dan UAS itu bisa diotak-atik, Nuh mengatakan sifat kenasional unas tidak boleh dicabut. "Ujian yang bersifat nasional itu mutlak, harus ada. Perkara komposisinya berapa persen, itu bisa dihitung lagi," tandasnya.

Menurut mantan Menkominfo itu, sifat ujian nasional itu bisa menjamin pelaksanaan unas bisa berfungsi sebagai pemetaan pendidikan. Dia mengatakan jika ujian nasional itu dihapus lalu menggunakan ujian-ujian per daerah, maka fungsi pemetaan kualitas pendidikan secara nasional tidak bisa dijalankan. Dia tetap berpendapat bahwa untuk mengukur kualitas pendidikan secara nasional, wajib menggunakan ujian yang dilaksanakan secara nasional juga.

Nuh juga menuturkan bahwa Kemdikbud bakal memperbaiki pembukuan rekapitulasi hasil nilai UN murni. Rekapitusi nilai unas murni itu akan disusun sampai tingkat unit pendidikan terkecil, yakni sekolah. Dia mengatakan mulai 2014 nanti akan diketahui kemampuan seluruh sekolah terhadap kompetensi-kompetensi yang diujikan dalam unas.

"Jadi tidak hanya ketahuan sampai provinsi hingga kabupaten dan kota saja. Tetapi bisa tahu sampai kecamatan dan sekolah ini lemah di kompetensi apa atau bagus dikompetensi apa," papar dia.

Melalui "rapor" pemetaan tersebut, Nuh mengatakan pemerintah bisa melakukan intervensi kepada sekolah secara tepat. Beliau menganalogikan bahwa rapor tersebut sama dengan hasil check up medis.


Sumber: Jawa Pos
info,pendidikan,sertifikasi,dapodik,guru,cpns,honorer,Tunjangan Profesi: 2013

6 Perubahan pada Kurikulum 2013 Dibanding Kurikulum Lama

Jakarta - Kurikulum 2013 mulai diterapkan secara bertahap mulai Senin 15/7/2013 . Ada 6 perbedaan Kurikulum 2013 dibanding kurikulum lama. Apa saja?

"Sedikitnya, ada enam perubahan yang dapat dilakukan bersamaan dengan penerapan Kurikulum 2013," demikian rilis Kemendikbud yang disampaikan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemendikbud, Ibnu Hamad, Minggu (14/7/2013).

Pertama, terkait dengan penataan sistem perbukuan.

Lazim berlaku selama ini, buku ditentukan oleh penerbit, baik menyangkut isi maupun harga, sehingga beban berat dipikul peserta didik dan orang tua. Menyangkut isi, karena keterbatasan wawasan dan kepekaan para penulis, kegaduhan terhadap isi buku pun sering terjadi. Kejadian terakhir di Kabupaten Bogor pada buku Pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 6 SD (Cerita porno, red).

Penataan sistem perbukuan dalam implementasi Kurikulum 2013 dikelola oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan dan substansinya diarahkan oleh tim pengarah dan pengembang kurikulum. Tujuannya agar isi dapat dikendalikan dan kualitas lebih baik. Selain itu, harga bisa ditekan lebih wajar (public awareness).

Kedua, penataan Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) di dalam penyiapan dan pengadaan guru.

Ketiga, penataan terhadap pola pelatihan guru.Pengalaman pada pelaksanaan pelatihan instruktur nasional, guru inti, dan guru sasaran untuk implementasi Kurikulum 2013, misalnya, banyak pendekatan pelatihan yang harus disesuaikan, baik menyangkut materi pelatihan maupun model dan pola pelatihan.

Momentum Kurikulum 2013 adalah hal yang tepat untuk melakukan penataan terhadap pola pelatihan guru termasuk penjenjangan terhadap karir guru dan kepangkatannya.

Ke depan, sedang disiapkan konsep yang terintegrasi antara jenjang karier dan kepangkatan dengan penilaian profesi guru. Selama ini keduanya terpisah.

Keempat, memperkuat budaya sekolah melalui pengintegrasian kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstrakurikuler, serta penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK).

Kelima, terkait dengan memperkuat NKRI. Melalui kegiatan ekstrakurikuler kepramukaanlah, peserta didik diharapkan mendapat porsi tambahan pendidikan karakter, baik menyangkut nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, toleransi dan lainnya.

Keenam, ini juga masih terkait dengan hal kelima, memperkuat integrasi pengetahuan-bahasa-budaya.

Pada Kurikulum 2013, peran bahasa Indonesia menjadi dominan, yaitu sebagai saluran mengantarkan kandungan materi dari semua sumber kompetensi kepada peserta didik, sehingga bahasa berkedudukan sebagai penghela mata pelajaran-mata pelajaran lain.

Kandungan materi mata pelajaran lain dijadikan sebagai konteks dalam penggunaan jenis teks yang sesuai dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Melalui cara ini, maka pembelajaran bahasa Indonesia termasuk kebudayaan, dapat dibuat menjadi kontekstual. Sesuatu yang hilang pada model pembelajaran bahasa Indonesia saat ini.

"Dari efek domino itulah maka Kurikulum 2013 adalah bagian tidak terpisahkan untuk menata berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara melalui sektor pendidikan. Karena itu, Kurikulum 2013 sesungguhnya bukan kurikulum program kementerian, tetapi kurikulum yang menjadi program pemerintah," demikian rilis Kemendikbud.
info,pendidikan,sertifikasi,dapodik,guru,cpns,honorer,Tunjangan Profesi: 2013

KURIKULUM 2013


kurikulum-2013
Mulai tanggal 29 November 2013 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengumumkan Draft Resmi Kurikulum 2013. Draft ini juga bisa diuji publik secara online dihttp://kurikulum2013.kemdikbud.go.id/.

Pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama, penyusunan kurikulum di lingkungan internal Kemdikbud dengan melibatkan sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu dan praktisi pendidikan. Tahap kedua, pemaparan desain Kurikulum 2013 di depan Wakil Presiden selaku Ketua Komite Pendidikan yang telah dilaksanakan pada tanggal 13 Nopember 2012 serta di depan Komisi X DPR RI pada tanggal 22 Nopember 2012. Tahap ketiga, pelaksanaan uji publik guna mendapatkan tanggapan dari berbagai elemen masyarakat.

Salah satu cara yang ditempuh adalah melalui saluran daring (on-line) yang dapat Anda ikuti pada laman http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id.

Adapun Draft Resmi Kurikulum 2013 per jenjang sekolah beserta penjelasannya seperti dibawah ini:

PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SD

kurikulum 2013 sd
PENJELASAN :
Kurikulum yang saat ini berlaku adalah seperti yang terlihat di sebelah kiri, sedangkan usulan struktur kurikulum baru terdiri atas dua alternatif, yaitu alternatif 1 dan alternatif 2. Kurikulum yang saat ini berlaku Terdiri atas 3 komponen A, B dan C. Kelas 1 s/d 3 diintegrasikan dalam bentuk tema sedangkan kelas 4 s/d 6 komponen mata pelajaran terdiri atas 8 mata pelajaran. Jumlah jam pelajaran per minggu mulai kelas 1 s/d 6 adalah 26, 27, 28, 32, 32, dan 32. Usulan alternatif: Kelompok A terdiri atas 4 mata pelajaran. Kelompok B terdiri atas 2 mata pelajaran. Mata pelajaran IPA dan IPS diintegrasikan dalam mata pelajaran-mata pelajaran di kelompok A. Sedangkan Muatan Lokal diintegrasikan dalam mata pelajaran-mata pelajaran di kelompok B.

PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SMP

kurikulum 2013 smp
PENJELASAN :
Kurikulum yang saat ini berlaku adalah seperti yang terlihat di sebelah kiri, sedangkan usulan struktur kurikulum baru di sebelah kanan. Kurikulum yang sekarang berlaku terdiri dari komponen Mata pelajaran, Komponen Muatan Lokal dan Komponen Pengembangan Diri. Komponen mata pelajaran terdiri atas 10 mata pelajaran. Jumlah jam pelajaran kelas 7 s/d 9 adalah 32, 32 dan 32. Usulan struktur kurikulum baru terdiri atas kelompok A yang terdiri dari 7 mata pelajaran dan kelompok B yang terdiri dari 3 mata pelajaran. Muatan Lokal diintegrasikan dalam kelompok B. Jumlah jam pelajaran di tiap kelas bertambah masing-masing sebanyak 6 jam pelajaran per minggu sehingga menjadi 38 jam.

PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SMA dan SMK

kuikulum 2013 sma


kurikulum 2013 smk
PENJELASAN :
Struktur kurikulum SMA yang sekarang sedang berlangsung adalah penjurusan dilaksanakan mulai kelas 11. Terdiri atas jurusan IPA, IPS, Bahasa dan Keagamaan. Untuk kelas 10 jumlah mata pelajaran yang diajarkan adalah 16 mata pelajaran ditambah dengan Muatan Lokal dan Pengembangan Diri dengan jumlah jam pelajaran per minggu sebanyak 38 jam pelajaran. Untuk kelas 11 dan 12 baik IPA, IPS, maupun Bahasa maing-masing 15 mata pelajaran dengan jumlah jam pelajaran masing-masing 39 jam pelajaran. Untuk jurusan keagamaan terdiri dari 15 mata pelajaran dengan jumlah jam pelajaran 38 jam pelajaran per minggu.
source :http://ariasdimultimedia.wordpress.com














Thursday, December 19, 2013

info,pendidikan,sertifikasi,dapodik,guru,cpns,honorer,Tunjangan Profesi: 2013

SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH

Purnama Sinaga,S.Pd.M.M.Pd ( Kepsek )
Selamat datang di website kami SMP Negeri 6 Jayapura. Pengembangan website ini untuk mendukung tercapainnya pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu , relevansi dan daya saing pendidikan.

Melalui website ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan mendukung menyediakan informasi dan pelaporan bagi penentu kebijakan dan pemangku kepentingan serta penyelenggaraan pembelajaran secara tepat, transparan, akuntabel dan efisien .

Kami menyadari bahwa untuk pengembangan website ini membutuhkan dukungan berbagai pihak dan keterampilan khususnya, yang oleh karena itu kami sangat menghargai masukkan dan saran untuk pengembangan website ini. Atas perhatian dan dukungan semua pihak, kami menyampaikan terimakasih .